Home / Kolom Rektor / Pidato Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Wisuda Diploma dan Sarjana ke-56, Program Magister ke-37, dan Program Doktor ke- 9 Periode II T.A 2015/2016

Pidato Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Wisuda Diploma dan Sarjana ke-56, Program Magister ke-37, dan Program Doktor ke- 9 Periode II T.A 2015/2016

Pekanbaru, 27 Februari 2016

 

Yth. Saudara Ketua Senat UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Yang saya hormati:

  1. Saudara Sekretaris Senat dan seluruh anggota Senat UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  2. Dewan Penyantun UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  3. Pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  4. Saudara Direktur, ketua lembaga, dan kepala pusat di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  5. Para dosen dan pegawai di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  6. Para orang tua/wali dan keluarga wisudawan/wisudawati,
  7. Para alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dan
  8. Yang berbahagia para wisudawan/wisudawati

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb

 

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

Selamat datang di Kampus Islami Madani; Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang kita banggakan.

 

Untuk mengawali sambutan ini, marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, karena dengan limpahan karunia-Nya, pada hari ini Sabtu,  27 Februari 2016 kita semua dipertemukan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau dalam rangka melaksanakan suatu kegiatan yang sangat penting dan bersejarah bagi keluarga besar UIN Sultan Syarif Kasim Riau yaitu wisuda Program Diploma dan Sarjana ke-56, Program Magister ke-37 dan Program Doktor ke-9, Periode II tahun akademik 2015-2016. Shalawat teriring salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasul, Muhammad SAW.

 

Pada kesempatan yang sangat bahagia ini, perkenankan saya atas nama pribadi maupun atas nama seluruh sivitas akademika UIN Sultan Syarif Kasim Riau mengucapkan selamat dan tahniah kepada para wisudawan/wisudawati program diploma, sarjana, magister dan doktor atas keberhasilannya menyelesaikan studi di universtias yang kita banggakan ini. Dengan penuh bangga kami sampaikan bahwa UIN Sultan Syarif Kasim Riau pada hari ini mewisuda 914 orang lulusan dari 8 fakultas dan Program Pascasarjana.

 

Secara rinci, dapat kami sampaikan bahwa 82 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Dakwan dan Komunikasi, 182 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, 49 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Pertanian dan Peternakan, 22 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Psikologi, 169 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi,  160 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Syariah dan Hukum, 177 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, 11 wisudawan-wisudawati berasal dari Fakultas Ushuluddin dan 62 wisudawan-wisudawati berasal dari Program Pascasarjana.

 

Dalam kesempatan yang bersejarah ini, saya mewakili seluruh civitas akademika UIN Suska Riau mengucapkan selamat dan ucapan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga wisudawan serta para donatur/penyedia beasiswa yang turut mensukseskan proses studi para wisudawan sehingga dapat diwisuda pada pagi yang berkah ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh dosen dan pegawai di lingkungan UIN Suska Riau, atas kerjasama dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara guna mencerdaskan generasi yang berguna bagi bangsa, negara dan agama.

 

Wisudawan-wisudawati dan hadirin yang berbahagia

Dalam suasana yang penuh berkah ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa pokok pikiran tentang “Persiapan UIN Suska Riau dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”. Indonesia sudah memasuki era baru berupa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang dibentuk untuk meningkatkan stabilitas  perekonomian dikawasan ASEAN, serta diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah dibidang ekonomi antar negara ASEAN. Dampak terciptanya MEA adalah pasar bebas di bidang permodalan, barang dan jasa, diantaranya adalah pendidikan, serta tenaga kerja.

 

Dalam bidang pendidikan, Perguruan Tinggi memberi andil yang sangat penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten diberbagai bidang/disiplin ilmu. Oleh karenanya, UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebagai perguruan tinggi islam terbesar di Sumatra dan telah diperhitungkan di tingkat nasional dan bahkan internasional berjuang keras untuk menghasilkan wisudawan dengan mutli skills yang telah dikemas dalam kurikulum terintegrasi (sains dan islam) dalam pendidikan dan pengajaran. Perlu menjadi catatan terutama bagi para wisudawan bahwa untuk menghadapi MEA sangat urgen untuk mempersiapkan keahlian lain diluar displiln ilmu yang telah ditekuni.

 

Berdasarkan laporan Pearson (2004) sebagaimana dimuat dalam tribunenews.com bahwa dunia pendidikan tinggi harus mempersiapkan keahlian tertentu bagi para mahasiswa untuk siap memasuki pasar global, diantaranya Leadership, Digital Literacy, Communication Skill, Emotional Intelligence, Enterpreneurship, Global Citizenship, Problem Solving dan Team Working. Kemampuan memimpin, berkomunikasi dan membangun kecerdasan sosial telah Saudara peroleh secara teoritis dan aplikatif dari berbagai sumber, baik dari para dosen maupun mentor  dan didukung keaktifan Saudara mengikuti berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan baik internal maupun external kampus. Berbagai leadership training pun telah aktif Saudara ikuti. Hal ini tentunya menjadi suatu keharusan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri melalui berorganisasi, sehingga slogan Agent of Change itu masih terus terdengar dan bergema.

 

Disamping itu, kemampuan Saudara di bidang Communication Skill dan penguasaan bahasa asing terutama Bahasa Inggris dan       Bahasa Arab juga sangat penting untuk dikuasai. Melalui Pusat Pengembangan Bahasa UIN Suska Riau dan berbagai kegiatan pengembagan keterampilan berbahasa juga telah dilaksanakan guna mempersiapkan lulusan yang kompeten dalam berkomunikasi secara lisan dan tulisan dengan dunia luar. Kemampuan berbahasa harus juga diikuti dengan keterampilan mengkomunikasikan informasi secara lugas, singkat dan dapat dipahami oleh publik. Kemampuan berkomunikasi dan penguasaan bahasa internasional ini harus disandingkan juga dengan memampuan Digital Literacy. Digital Literacy merupakan kemampuan dalam menggunakan teknologi digital, alat komunikasi dan pengembangan jaringan. Keahlian ini sangat urgen dan mendesak untuk dikuasai. Fakultas Sains dan Teknologi telah menjadi pelopor bagi seluruh civitas akademika UIN Suska Riau dalam mengembangan teknologi kekinian dalam berbagai bidang informasi guna menyiapkan para mahasiswa untuk mempu bersaing di Era Global, khususnya Masyarakat Ekonomi ASEAN. Oleh karena itu, para wisudawan tidak perlu takut apalagi canggung atau gagap teknologi ketika telah memasuki dunia kerja nantinya.

 

Wisudawan-wisudawati dan hadirin yang terhormat

Keahlian lain disamping disiplin ilmu yang telah Saudara tekuni adalah kemampuan berwirausaha atau Enterpreneurship skill. David Mc Clelland mengatakan bahwa suatu negara dapat dikatakan makmur bila memiliki wirausahawan minimal 2% dari total penduduk, sedangkan kenyataannya, jumlah wirausahawan di Indonesia masih sedikit (0,5 dari total penduduk). Korelasinya adalah peran Perguruan Tinggi (PT) harus bisa merubah orientasi mahasiswa untuk tidak ingin lulus sebagai pencari kerja (job seeker), namun menjadi seorang pencipta pekerjaan (job creater). Indikator yang dapat mendukung PT untuk mencetak lulusan yang berkualitas adalah setiap PT harus memiliki visi dan misi yang jelas guna memayungi proses pembelajaran dengan mengedepankan pengembangan potensi yang dimiliki mahasiswa.  Dalam hal ini, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial telah berperan aktif dalam mendidik para mahasiswa dan alumni dalam mempersiapkan generasi muda yang bermental wirausaha, sebagai pencipta lapangan kerja atau membuka usaha mandiri. Pelatihan berbisnis telah dilakukan dengan mengikutsertakan fakultas lain sehingga saling melengkapi dan kebersamaan dalam membangun usaha dan tentunya didasari dengan ajaran Isalam. Dengan kata lain, ikut berperan mengembangkan ekonomi syariah.

 

Untuk menghadapi MEA, para wisudawan juga harus menanamkan jiwa nasionalisme yang tinggi. Jiwa nasionalisma harus tumbuh seiring dengan berkembanganya intelektualitas, dan dunia yang sedang digeluti. Dengan kata lain, apapun yang kita lakukan untuk menghadapi MEA diharapkan orientasinya adalah bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, tetapi demi kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Sebagai alumni perguruan tinggi islam terbesar ini, Saudara harus mampu menghadapi tantangan dan menggapai peluang besar yang disuguhkan oleh Masayarakat Ekonomi Asean (MEA) ini.

Kami sadari bahwa untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN ini, UIN Suska Riau masih harus melakukan berbagai upaya dan langkah konkret dengan mengembangkan sumber daya manusia melalui berbagai program prioritas, terutama terkait dengan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk itu, berbagai program penelitian bersama dengan berbagai pihak terus dikembangkan, pengembangan kurikulum pendidikan tinggi berbasis integrasi dan selaras dengan KKN terus dimatangkan, program penjaminan mutu dosen dan alumni tak luput dari perhatian kita bersama, disamping peningkatan fasilitas pendidikan dan pengajaran berbasis ICT di UIN Suska Riau ini.

 

Hadirian yang berbagia,

 

Akhirulkalam, Semoga Allah SWT yang Maha Memiliki Ilmu senantiasa memberikan petunjuk-Nya kepada kita semua, dan semoga para wisudawan siap dan tanggap dalam memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan mengharap Ridho Allah SWT, amin.

 

uin suska kampus islami madani

mendidik mahasiswa berakhlak mulia

hari ini kita mengukir prestasi

menuju universitas berkelas dunia

 

uin suska punya delapan fakultas

dilengkapi dengan program pascasarjana

kita cetak lulusan berkualitas

untuk siap menghadapi MEA

 

Wassalamu’alaikm Wr.Wb

 

About Editor

Check Also

Pidato Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Wisuda Diploma dan Sarjana ke-55, Program Magister ke-36, dan Program Doktor ke- 8

Pekanbaru, 28 November 2015 Yth. Saudara Ketua Senat UIN Sultan Syarif Kasim Riau Yang saya …