web analytics

MEMENUHI KEBUTUHAN DAERAH, FTK BUKA TADRIS IPA S1

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau merupakan salah satu LPTK yang melahirkan pendidik dan tenaga kependidikan yang professional untuk siap berkiprah di daerah. Sehingga perkembangan yang sangat cepat di bidang pendidikan yang berdampak pada regulasi sehingga pendidikan di daerah menjadi tanggung jawab FTK. Hal yang paling terasa dan mendesak melihat permasalahan derah khususnya Riau adalah ketersediaaan guru bidang studi IPA pada jenjang SMP/MTs sederajat yang notabene hanya guru Biologi atau Fisika saja, bahkan yang lebih parah adalah mereka (guru) bukan dari lulusan keduanya, diharapkan untuk siap mengajarkan mata pelajaran Biologi dan Fisika secara terpadu. Dimana, hal ini terjadi sebagai dampak perubahan kurikulum di jenjang SMP/MTs/sederajat.

Kerisauan guru-guru sangat terbaca, namun belum ada solusi konkrit. karna sangat mustahil untuk mengganti semua guru yang ada. maka perbaikan ke depan yang perlu dipikirkan. Sebagaimana pernyataan Dekan FTK, Dr. H. Mas’ud Zein, M.Pd., “ Imi menjadi tantangan buat kami (FTK), mencari obat penenang untuk kegalauan guru”. Mas’ud melanjutkan, “Bentuk real yang bisa kami lakukan sebagai langkah awalnya adalah ada lembaga khusus yang harus menanganinya secara berkelanjutan. Apa itu? ya… membuka prodi pendidikan terkait bidang IPA”. Menyambung pernyataan Mas’ud Zein, Kusnadi, sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga menyebutkan, “kami tidak main-main, ini masalah serius, khawatir kalau dibiarkan akan menjadi kronis karna mal praktik pendidikan”. Dilanjutkannya, “Kami bentuk tim untuk membuat proposal pembukaan Prodi Tadris IPA S1 yang diajukan ke Kemenag RI. Untuk memperkuat data kami bekerja sama dengan Kanwil Prop. Riau, Dinas Pendidikan dan Universitas tentunya”.

Ikhtiar yang dilakukan karna niat yang kuat dan kerja sama tim yang solid, usaha berbuah manis, Jum’at, 2 Juni 2017 SK Penyelenggaraan Prodi Tadris IPA S1 diterima FTK melalui Wakil Rektor I, Dr. Hj. Helmiati, M.Ag., “Benar, SK penyelenggaraan Prodi Tadris IPA S1 sudah resmi kita terima langsung dari Dirjen Pendis di Jakarta”. Beliau juga menegaskan “Kita (UIN Suska Riau) tidak mengijinkan untuk prodi yang belum punya izin menerima mahasiswa”. SK sudah diserahkan ke Fakultas (FTK) pada Rapat Koordinasi Senin lalu (5 Juni 2017) yang dihadiri oleh Rektor, WR I, Kepala Biro Akademik, Kabak Akademik, PTIPD, dan Pimpinan Fakultas (dekan, Wakil Dekan I, II, dan III, beserta Kabag TU).

Pada Rapat tersebut Rektor, Prof. Dr. H. Munzir Hitami, MA., menegaskan “Silahkan fakultas (FTK) untuk merancang program berikutnya dengan tetap berkoordinasi dengan unit terkait terutama tentang penerimaan mahasiswa baru T.A. 2017/2018 yang masih berlangsung prosesnya elalui jalur mandiri”. terkait itu Dekan menyebutkan “Kami telah melakukan koordinasi internal dan menunjuk penanggungjawabnya, terkait akademik, kurikulum dan dosen langsung WD I, sarana dan prasarana dengan WD II, dan sosialisasi dan penerimaan mahasiswa baru dengan WD III. Harapan kami prodi ini dapat memenuhi kebutuhan daerah terkait tenaga pendidik profesional, kita sudah merancang program-program untuk guru yang sudah dalam jabatan, yang tetap akan kita komunikasikan dengan kanwil Prop. Riau, Dinas Pendidikan, dan Kemenag RI tentunya, untuk legalitas. Mas’ud menambahkan “Kita akan menerima mahasiswa paling banyak 2 kelas (antara 60 70 orang) sesuai ketentuan pemerintah.

Terakhir, Wakil Dekan II, Dr. Zaitun, M.Ag., selaku penanggung jawab tim mengucapkan “Selamat dan terima kasih kepada tim yang telah bekerja”.

 

Red: Susilawati