Home / Berita Utama / Slogan baru di UIN SUSKA RIAU “Kompak, damai, selamat dunia akherat”.
DSC05734

Slogan baru di UIN SUSKA RIAU “Kompak, damai, selamat dunia akherat”.

uin-suska.ac.id       Slogan adalah motto atau frasa yang dipakai pada konteks politik, komersial, agama, dan lainnya, sebagai ekspresi sebuah ide atau tujuan yang mudah diingat. Kata “slogan” sendiri diambil dari istilah dalam bahasa Gaelik, sluagh-ghairm, yang berarti “teriakan bertempur”. Bentuk slogan bervariasi, dari yang tertulis dan terlihat, sampai yang diucap dan yang vulgar. Pada umumnya bentuk retorika sederhananya memberikan ruang untuk menyampaikan informasi yang lebih rinci, selain itu juga disampaikan dalam bentuk ekspresi sosial dari tujuan bersama, daripada proyeksi dari beberapa orang saja.

Semenjak diangkat, Rektor UIN SUSKA RIAU (Prof Dr KH Ahmad Mujahidin  S.Ag., M.Ag) membuat slogan baru di kalangan warga kampus, baik itu dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.  Slogan itu terdiri dari 3  yakni :

  1. Kompak
  2. Damai
  3. Selamat  dunia akherat

Pada beberapa pertemuan yang meminta Rektor untuk berpidato, Sering disampaikan sloga tersebut. Tidak terkecuali pada saat briefing di lantai 1 gedung rektorat pada hari senin tanggal 26 Agustus 2018. Beliau kembali mengajak warga kampus untuk mengepalkan tangan dan menyuarakan slogan : kompak, damai, saling menyelamatkan dunia akherat. Berikut videonya:

https://youtu.be/3cdFhqpJRLE

Kompak itu berarti bersatu padu (dalam menanggapi atau menghadapi suatu perkara dsb). Rektor memberikan ilustrasi sebuah kapal besar (UIN SUSKA RIAU) untuk dapat menghasilkan kinerja yang mumpuni, awak kapal hendaklah kompak. Bekerjasama dengan komanda yang terarah.

Damai juga diperlukan dalam mengayuh bahtera besar itu (UIN SUSKA RIAU). Suasana yang kondusif menjadi persyaratan utama mencapai pulau tujuan. Pada saat ini rektor menyebarkan ide “menjadikan UIN SUSKA RIAU” terakreditasi A. Untuk mencapai visi itu, tidak mungkin dapat dilakukan tanpa adanya suasana yang damai.

Saling menyelamatkan menjadi slogan yang terakhir tapi menempati prioritas utama. Kembali kepada ilustrasi Rektor tentang bahtera  besar (UIN SUSKA RIAU). Jangan sampai ada sekelompok orang yang haus, oleh karena kondisi haus itu, sekelompok orang itu membor lambung bahtera (UIN SUSKA RIAU) agar mendapatkan air untuk melepas dahaga. Tetapi melupakan kepentingan orang banyak yakni keselamatan awak dan bahtera itu sendiri. Mari saling menyelamatkan, ujar beliau dengan tegas.

Jika slogan itu dibaca terus menerus, akan menjadi motivasi yang mendorong dari dalam, sehingga menjadi karakter bagi setiap warga kampus UIN SUSKA RIAU.  Semoga UIN SUSKA RIAU menjadi lebih baik dan dapat meraih akreditasi A.

 

 

DSC05688

DSC05690

About khaidir alimin

Check Also

jembatan mentri

Mentri agama mengajak Pimpinan PTKIN dan jajaran untuk Hijrah

uin-suska.ac.id       Hijrah (bahasa Arab: هِجْرَة) adalah perpindahan/migrasi dari Nabi Muhammad dan pengikutnya dari kota Mekkah ke kota Madinah pada …