Home / Berita Utama / FAPERTAPET UIN SUSKA RIAU MENGGELAR LOMBA MENANAM sebagai hidden curriculum
WhatsApp Image 2018-09-08 at 09.48.27

FAPERTAPET UIN SUSKA RIAU MENGGELAR LOMBA MENANAM sebagai hidden curriculum

uin-suska.ac.id             Kurikulum tersembunyi (the hidden curriculum) sebenarnya mencakup pengalaman yang direncanakan dan juga yang tidak direncanakan. Biasa penelaahan tentang kurikulum tersembunyi (the hidden curriculum) kebanyakan dipusatkan pada pendidikan dasar dan menengah, pendidikan tinggi juga merasakan dampak dari pengetahuan ini.

Kurikulum tersembunyi lebih jauh dieksplorasi oleh sejumlah pendidik. Dimulai dengan buku Pedagogy of the Oppressed yang dipublikasikan tahun 1972, sampai ahir tahun 1990an, saat pendidik dari Brazil, Paulo Freire, yang mengeksplorasi berbagai dampak dari pengajaran terhadap siswa, sekolah, dan masyarakat secara menyeluruh. Eksplorasinya tersebut sejalan dengan yang dikemukakan oleh John Holt dan Ivan Illich, yang masing-masing diidentifikasi sebagai pendidik radikal.

Menurut WR 3 UIN SUSKA RIAU, lomba menanam merupakan salah satu bentuk Hidden curriculum di Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN SUSKA RIAU. Dalam arahan yang diberikan WR 3, beliau menyampaikan :

  1. Mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru
  2. Mengucapkan terimakasih telah memilih FAPERTAPET UIN SUSKA RIAU sebaga fakultas yang tepat untuk menimba ilmu dan keterampilan.
  3. WR 3 memberikan nasehat agar mengikuti semua kegiatan pendidikan yang ada di FAPERTAPET dengan sebaik-baiknya.
  4. Menjadikan hari-hari sebagai hari belajar, baik dikelas maupun diluar kelas.

Lomba menanam yang digelar oleh Fakultas Pertanian dan Peternakan, bukan sekedar lomba saja, tetapi ada unsur pendidikan yang ditanamkan. Lomba-lomba seperti inilah yang menurut WR 3 yang sebaiknya diterapkan di UIN SUSKA RIAU. Misalnya di Fak. Tarbiyah dikembangkan lomba mengajar bahasa Arab, sehingga menambah pengalaman mengajar dan mengasah kemampuan menguasai kelas. Video sambutan Wr 3 dapat dilihat sebagaimana berikut ini :

https://youtu.be/_QCd3fIlqQs

Lomba menanam yang digelar oleh Fakultas Pertanian dan Peternakan, bukan sekedar lomba saja, tetapi ada unsur pendidikan yang ditanamkan. Lomba-lomba seperti inilah yang menurut WR 3 yang sebaiknya diterapkan di UIN SUSKA RIAU. Misalnya di Fak. Tarbiyah dikembangkan lomba mengajar bahasa Arab, sehingga menambah pengalaman mengajar dan mengasah kemampuan menguasai kelas.

Lomba ini dimulai hari ini Sabtu 08 September sampai 05 November 2018. Setiap perserta lomba diberi 3 polibag. Tanaman yang akan dirawat oleh peserta lomba menanam yakni :

  1. Tomat yang dapat ditanam di dataran rendah
  2. Kubis yang bisa ditanam di daerah panas
  3. Terong yang toleran terhadap berbagai virus.

Semoga lomba ini dapat dilanjutkan antar universitas yang memiliki Prodi pertanian. Sebagaimana sambutan WR 3   “Belajar di FAPERTAPET tidak hanya dikelas, tetapi dari semua aspek kehidupan”.

 

WhatsApp Image 2018-09-08 at 09.47.05

WhatsApp Image 2018-09-08 at 09.47.47

WhatsApp Image 2018-09-08 at 09.48.27

IMG_4637

IMG_4639

IMG_4640

IMG_4641

IMG_4643

IMG_4645

IMG_4646

IMG_4650

IMG_4653

IMG_4654

IMG_4657

IMG_4659

IMG_4660

IMG_4661

IMG_4664

IMG_4665

IMG_4668

IMG_4669

IMG_4671

IMG_4673

IMG_4674

IMG_4676

IMG_4677

IMG_4678

IMG_4680

IMG_4681

IMG_4682

 

About khaidir alimin

Check Also

jembatan mentri

Mentri agama mengajak Pimpinan PTKIN dan jajaran untuk Hijrah

uin-suska.ac.id       Hijrah (bahasa Arab: هِجْرَة) adalah perpindahan/migrasi dari Nabi Muhammad dan pengikutnya dari kota Mekkah ke kota Madinah pada …