Home / Berita Utama / PENGAWASAN, PENELITIAN DAN EVALUASI (WASTILEV) pelaksanaan PW PTK ke-14
WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.40.08

PENGAWASAN, PENELITIAN DAN EVALUASI (WASTILEV) pelaksanaan PW PTK ke-14

uin-suska.ac.id        Kegiatan PW PTK  yang ke-14 diadakan selama delapan hari, dari 3-10 Mei 2018 di Kampus UIN Suska Riau. PW PTK  ke-14 di UIN SUSKA RIAU bertemakan Eco Culture Tourism, yang  mengirim peserta PW PTK ke beberapa desa di Provinsi Riau yang memiliki potensi wisata yang bertujuan sebagai promosi untuk objek wisata yang ada di desa tersebut. Daerah itu yakni :

  1. Desa Tebing Tinggi Okur, Kecamatan Rumbai Pesisir
  2.  Desa Aur Sati , Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar
  3. Desa alam Panjang, Kecamatan Tanbang, Kabupaten Kampar
  4. Desa Limau manis, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar

Pelaksanaan PW PTK dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Untuk kelancaran pada pelaksanaan dan penertiban administrasi keuangan, maka dilakukan evaluasi. Rapat evaluasi pelaksanaan PW PTK dilaksanakan di Palu Sulawesi tengah, tepatnya di Hotel Best Western, mulai dari tanggal 17 sampai dengan 19 September 2018. Pelaksanaan rapat bersamaan dengan pelaksanaan AICIS  yang diselengarakan IAIN Palu. Sebagai pelaksana PW PTK ke-14  pada tahun ini, UIN SUSKA RIAU mengutus  dua orang untuk mempresentasikan pertanggung jawaban pelaksanaan PW PTK. Dua orang tersebut yakni :

  1. Dr Tohirin, M.Pd (pada saat pelasanaan sebagai WR III)
  2. Drs. H. Eramli Jab, MM selaku Biro   Administrasi Akademik, Kemahasiswaan  (AAK) UIN SUSKA RIAU.

Kedua utusan tersebut menyampaikan  mengenai mulai persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Drs H. Eramli Jab, MM mengemukakan hambatan-hambatan pelaksanaan PW PTK tersebut. Pendanaan merupakan hambatan klasik, demikian pula dukungan dari Pemprov dan Pemkab dan walikota juga mendapatkan halangan dalam membantu pendanaan PW PTK oleh karena penunjukan UIN SUSKA RIAU sebagai pelaksanan PW PTK ditunjuk disaat Penyusunan anggaran telah ditetapkan (ketuk palu). Sehingga tidak dapat membantu dengan sebagaimana mestinya, oleh karena tidak mungkin melakukan revisi anggaran pada saat itu.

Biro AAK juga menjelaskan transportasi juga menjadi halangan juga dalam pelaksanaan PW PTK. Oleh karena ada peristiwa R1 yang datang, sehingga bus dan kendaraan lainnya yang telah dipersiapkan oleh berbagai instansi di Pekanbaru, berubah arah menyambut R1. Hal-hal tersebut disampaikan agar menjadi perhatian untuk PT yang akan menjadi pelaksana PW PTK berikutnya.

Pada kesempatan di Hotel Best Western itu pada hari ke-2, disampaikan laporan WASLITEV (Pengawasan, Penelitian dan  Evaluasi) pelaksanaan PW PTK.

Rusunawa menjadi perhatian WASTILE,  Rusunawa yang digunakan untuk penginapan pembina pendamping sebanyak 128 orang. Pada awalnya mengalami kendala: (1) Masalah air (2) Listrik (3) Akses ke lantai 3 dan 4, namun dapat menemukan solusi melalui komunikasi yang baik antara tim WASTILEV dengan panitia

Dalam hal transportasi mendapat kendala pada saat :

  1. Penjemputan kedatangan kontingen
  2. Pengantaran peserta ke Home stay

Evaluasi secara umum   dapat disingkat sebagai berikut :

  1. Secara umum, dari aspek tata kelola kegiatan, mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan dapat dikatakan sukses.
  2. Dari aspek target sasaran dengan Eco Cultural  Tourism sudah tepat sasaran, meskipun hasilnya belum optimal.
  3. Hambatan terjadi pada transportasi program rotasi, tetapi di pengantaran kontingen ke bandara, sukses
  4. Personalia Panitian Penyelenggara dari UIN SUSKA RIAU masih banyak yang tidak tahu harus mengerjakan apa, sehingga hanya beberapa orang saja yang nampak sibuk.

Tim WASLITEV memberikan rekomendasi untuk kesempurnaan pelaksanaan PW PTK sebagai berikut :

  1. Dalam rangka memberikan keseragaman materi perkuliahan kepramukaan di PTKN, agar dapat dibentuk Tim Ahli penyusunan kurikulum dan silabus matakuliah pendidikan kepramukaan yang lebih bersifat ilmiah ketimbang operasional. Selanjutnya dapat diterbitkan Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam tentang matakuliah Kepramukaan  di PTK
  2. Agar Dirjen Pendidikan Islam dapat membentuk tim Ahli penyusunan Usulan Pembentukan Satuan Karya  Pramuka Amal Bakti yang melibatkan unsur Perguruan Tinggi, Direktorat Madrasah, Direktorat Pondok Pesantren, serta Kwartir Nasional  Gerakan Pramuka

Semoga PW PTK yang ke-15 dan seterusnya dapat menjadi lebih baik, dan apa yang mengalami kendala PW PTK ke-14 di UIN SUSKA RIAU dapat dijadikan sebuah pelajaran dan dapat diantisipasi pada pelaksanaan selanjutnya. Apa yang ditulis dalam tulisan ini didasarkan pada slide WASTILEV yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

 

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.38.23 (1)

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.38.23

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.38.43

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.39.03

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.40.08

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.40.26

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.40.42

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.41.23

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.41.39

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.41.49

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.42.02

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.42.13

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.42.23

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.42.33

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.42.59

WhatsApp Image 2018-09-20 at 18.43.14

 

About khaidir alimin

Check Also

WhatsApp Image 2018-12-18 at 10.23.37

MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI MENGADAKAN SONGKET ART FESTIVAL

uin-suska.ac.id             Sanggar songket berulang tahun yang ke-4, Mahasiswa ilmu komunikasi …