Home / Berita Utama / Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) : Rumah sakit pendidikan
WhatsApp Image 2018-11-09 at 15.19.05

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) : Rumah sakit pendidikan

UIN-SUSKA.AC.ID        Rumah Sakit Pendidikan adalah rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi. Rumah sakit pendidikan merupakan langkah yang strategis untuk mendirikan FKIK (Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan) di UIN SUSKA RIAU.

Perjuangan panjang untuk mendirikan FKIK di UIN SUSKA RIAU memang berat, mulai dari meminta dukungan Gubernur Riau, sampai izin dari Presiden. Melelahkan dan memakan banyak biaya. Namun itu perjuangan yang mesti dilalui. Pada masa tampuk kepemimpinan UIN SUSKA RIAU pada Prof Dr Munzir Hitami MA, langkah-langkah penting telah dilakukan. Sekarang saatnya Prof Dr KH Ahmad Mujahidin S.Ag., M.Ag melanjutkan dan melakukan tindakan nyata.

Pemerintah dalam  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 2015 Tentang Rumah Sakit Pendidikan

Pada pasal 1 ketentuan umum dijelaskan ada 7 poin penting yang terkait dengan rumah sakit pendidikan yakni :

  1. Rumah Sakit Pendidikan adalah rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi.
  2. Institusi Pendidikan adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik, profesi, dan/atau vokasi di bidang kedokteran, kedokteran gigi, dan/atau kesehatan lain.
  3. Perjanjian Kerja Sama adalah dokumen tertulis dalam hal penggunaan rumah sakit sebagai tempat pendidikan untuk mencapai kompetensi sebagai tenaga kesehatan.
  4. Mahasiswa adalah mahasiswa kedokteran, mahasiswa kedokteran gigi, atau mahasiswa bidang kesehatan lain sebagai peserta didik pada pendidikan akademik, profesi, dan vokasi yang menjalankan pembelajaran klinik di rumah sakit pendidikan.
  5. Pemerintah Pusat adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia yang dibantu oleh Wakil Presiden dan menteri sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  6. Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.
  7. Menteri adalah menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

BAB IV PENYELENGGARAAN  Pasal 15 (1) menyebutkan bahwa :

  • Rumah Sakit Pendidikan bersama Institusi Pendidikan harus melakukan perencanaan pembelajaran klinik kepada Mahasiswa yang telah disesuaikan dengan pelayanan bidang kedokteran, kedokteran gigi, dan kesehatan lain.
  • Pembelajaran klinik kepada Mahasiswa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memiliki:
    1. Target pembelajaran yang jelas;
    2. Kegiatan yang terstruktur dan berimbang; dan
    3. Sistem evaluasi yang jelas dan objektif.

Rumah sakit pendidikan merupakan materi yang dibicarakan Delegasi UIN SUSKA RIAU dengan orang-orang penting di Jakarta. Delegasi UIN SUSKA RIAU terdiri dari :

  1. Rektor (Prof Dr KH Ahmad Mujahidin S.Ag., M.Ag)
  2. WR 2 Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan  ( H. Kusnadi, M.Pd.,)
  3. Ketua senat (Prof Dr H Sudirman M. MA)
  4. Sekretaris senat (Drs H Suhaimi MA)

Pada kesempatan bertemu dengan SEKJEN KEMENAG RI delegasi UIN SUSKA RIAU meminta dukungan untuk mendirikan rumah sakit pendidikan. Tidak hanya Sekjen, delegasi juga bertemu dengan DIRJEN PENDIS KEMENAG  RI Prof. Dr. Kamarudin Amin. Rumah sakit pendidikan yang akan  dibangun itu bekerjasama dengan pemerintah Austria.

Langkah-langkah strategis yang akan dilakukan yakni :

  1. Pembemtukan tim kerja
  2. Melakukan studi kelayakan
  3. Presentasi ke dirjen pendis
  4. Presentasi ke kementrian keuangan dan bappenas RI.

Rektor memohon doa dan dukungan semua civitas academica UIN SUSKA RIAU   karena rencana yang besar tidak akan pernah tercapai jika tidak ada kekompakan, kedamaian dan keselamatan dunia dan akherat. Itu semua sering diucapkan sambil mengepalkan tangan untuk slogan baru UIN SUSKA RIAU :

  1. Kompak
  2. Damai
  3. Selamat dunia, akherat.

 

 

WhatsApp Image 2018-11-09 at 11.51.15

WhatsApp Image 2018-11-09 at 11.54.33

WhatsApp Image 2018-11-09 at 15.18.49

WhatsApp Image 2018-11-09 at 15.19.05

About khaidir alimin

Check Also

Ahmad Supardi 2

Profil Dr. H. Ahmad Supardi, MA, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau

  uin-suska.ac.id      Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin melantik sejumlah pejabat eselon II …