Home / Berita Utama / Briefing pagi senin (26 Oktober 2018) : 3 maqom universitas
DSC06217

Briefing pagi senin (26 Oktober 2018) : 3 maqom universitas

un-suska.ac.id         Dalam briefing pagi senin tanggal 26 November 2018, Rektor UIN SUSKA Riau (Prof Dr KH Ahmad Mujahidin S.Ag., M.Ag) menyampaikan tentang keprihatinannya tentang level rumah besar “kita”  (UIN SUSKA Riau).  Menurut beliau, universitas itu terbagi 3 level.

  1. Teaching university
  2. Research  university
  3. Entrepreneurs university
    Beliau berkeinginan menjadikan UIN SUSKA Riau menjadi Entrepreneur university. Namun langkah-langkahnya tentulah  tidak semudah membalikkan tapak tangan. Pidato beliau tentang 3 jenis universitas itu dapat disimak pada video berikut ini :

https://youtu.be/Ah10OOJmpv8

Dengan perkembangan ilmu pengetahunan dan teknologi yang semakin cepat, tidak dapat dihindari bahwa perguruan tinggi di Indonesia harus segera bertransformasi dari perguruan tinggi pengajaran menjadi perguruan tinggi riset. Memang masih banyak kendala yang dihadapi mulai dari peraturan yang membelenggu dan menghambat laju percepatan riset sampai kurangnya budaya riset di kalangan perguruan tinggi itu sendiri. Akan tetapi, hal ini tidak boleh menghalangi langkah untuk maju dan kita harus terus berusaha dan berikhtiar secara konsisten untuk mewujudkannya.

Rangking QS World University menunjukkan bahwa tidak ada satupun perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil menembus 400 terbaik dunia.  Salah satu tolok ukur sebuah perguruan tinggi dikatakan berkelas dunia adalah dari mutu penelitiannya yang dapat diukur dari banyaknya jumlah publikasi di jurnal internasional, terutama yang terindeks SCOPUS atau jurnal ber-impact factor, jumlah sitasi yang diterima oleh paper yang dipublikasi, jumlah paten, atau parameter lainnya.

Dengan telah terbentuknya budaya riset yang baik, luaran yang menjadi indikator kinerja universitas riset seperti publikasi di jurnal internasional, paten, kerjasama dengan industri atau pihak lain akan dengan mudah dilakukan. Selain itu, mutu mahasiswa juga akan dapat ditingkatkan karena pada akhirnya mahasiswa mengalami pembelajaran secara langsung untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Entrepreneurship adalah jiwa kewirausahaan yang dibangun bertujuan untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar. Entrepreneurship meliputi pembangunan/ pembentukan sebuah perusahaan baru, kegiatan kewirausahaan juga merupakan kemampuan managerial yang diperlukan oleh seorang entrepreneur. Berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta kini berlomba memperkenalkan pendidikan kewirausahaan di kampusnya. Mereka, ramai-ramai menyemaikan benih entrepreneurship di kampus. Perguruan tinggi sadar untuk mencetak lulusan berjiwa entrepreneur handal yang pada akhirnya meningkatkan ekonomi bangsa. Sudah saatnya kampus dijadikan basis untuk menghasilkan entrepreneur muda yang akan mensejahterakan bangsa.

Selain itu, enterpreneur university juga mewajibkan pihak univeristas juga bisa mengelola univeristas semi bisnis,  tidak berbisnis 100 %. Idealisme juga harus menjadi pegangan utama. Jangan samapai universitas malah meninggalkan idealisme dan melakukan kegiatan bisnis murni.

Semoga UIN SUSKA Riau, segera dapat melangkah maju, tidak hanya menjadi universitas pengajaran, tapi juga universitas riset dan bahkan universitas yang mencetak alumni yang bisa membuat lapangan pekerjaan baru.

 

 

 

 

 

About khaidir alimin

Check Also

Ahmad Supardi 2

Profil Dr. H. Ahmad Supardi, MA, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau

  uin-suska.ac.id      Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin melantik sejumlah pejabat eselon II …