Home / Berita Utama / Diseminasi Program “PINTAR” Tanoto Foundation di Sekolah Mitra LPTK UIN Suska Riau
20190111093721_IMG_4536_1.JPG

Diseminasi Program “PINTAR” Tanoto Foundation di Sekolah Mitra LPTK UIN Suska Riau

uin-suska.ac.id      Program “PINTAR” atau Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran yang diinsisiasi Tanoto Foundation terus melebarkan jangkauannya. Kali ini aplikasi kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri di sekolah-sekolah mitra dari LPTK Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Melalui program PINTAR, pemerintah bermitra dengan Tanoto Foundation dalam mengembangkan berbagai program peningkatan mutu sekolah, diantaranya pembelajaran aktif, manajemen sekolah, dan peningkatan  budaya baca.

Diseminasi atau proses penyebaran inovasi yang direncanakan, diarahkan, dan dikelola melalui Program PINTAR Tanoto Foundation ini dilakukan dengan mengadopsi modul 1 tentang pembelajaran aktif dan budaya baca sebagai materi pelatihan. Salah satu sekolah mitra yang melaksanakan pelatihan ini adalah MTs Darul Hikmah Pekanbaru. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (11-12/1) di aula MTs Darul Hikmah ini melatih 65 guru yang difasilitasi oleh 16 guru yang sudah dilatih sebelumnya oleh fasilitator yakni dosen-dosen dari UIN SUSKA Riau.

20190111095846_IMG_4563_1.JPG

Kepala Sekolah MTs Darul Hikmah, Minanurrohman, Lc, SS mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud dari kepedulian sekolah dalam peningkatan mutu pendidik di MTs Darul Hikmah. “Di  hari pertama diisi dengan penyampaian materi dan hari kedua digunakan untuk praktik mengajar. Kami berharap, guru yang mengikuti pelatihan ini bisa menerapkan pembelajaran aktif dan budaya baca di kelas dan di mata pelajaran yang diampu”, ujarnya.

20190111095938_IMG_4567_1.JPG

Pengurus Yayasan Nur Iman yang menaungi MTs Darul Hikmah menyambut baik kegiatan pelatihan ini. “Yayasan selalu mengedepankan peningkatan kualitas mengajar para guru. Kami berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk mewujudkan kegiatan ini. Harapannya, guru yang sudah menerima pelatihan mampu menjadi guru model pembelajaran aktif di sekolah. Kedepan, semua sekolah dalam yayasan kami bisa belajar dari sekolah MTs darul Hikmah”, ujar Yasmar, M.Pd, pengurus Yayasan Nur Iman.

Materi yang diberikan dalam modul Pembelajaran ini adalah metode “MiKIR”. Metode ini singkatan dari Mengalami, Komunikasi, Interaksi dan Refleksi. Kesemua unsur ini digunakan dalam pembelajaran aktif dan budaya baca. Metode pelatihan ini berupa interaktif antar para fasilitator dan peserta pelatihan. Pengamatan video dan diskusi kelompok mewarnai setiap sesi dalam pelatihan.

tanoto10

Pengawas sekolah MTs Darul Hikmah, Azmarwati, M.Pd memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “materi yang diberikan sangat up to date, sesuai dengan kebutuhan guru saat ini, saya sudah mengikuti pelatihan ini sebelumnya dan konsep MIKIR ini sangat komplit. Hal postif ini harus disebar-luaskan ke guru dan sekolah lain ”, ujarnya.

WhatsApp Image 2019-01-16 at 14.54.06

Kegiatan penyebarluasan program ini juga memanfaatkan forum yang sudah berjalan selama ini, misalnya Kelompok Kerja Kepala Sekolah, Kelompok Kerja Guru, dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran. Diharapkan, sinergi antara pemerintah dengan organisasi filantropi yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

 

About aini khalidah

Check Also

Rana  Saphira
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Jurusan Komunikasi
Peraih medali Emas cabang Popsong Islami

Pioner 9 : Peraih medali Emas untuk UIN Suska Riau dari cabang Pop solo Islami

uin-suska.ac.id               Medali Emas  untuk UIN Suska Riau dalam ajang …