Home / Berita Utama / REKTOR MENJABARKAN PESAN MENTERI AGAMA TENTANG 3 RUH KEMENAG
a1

REKTOR MENJABARKAN PESAN MENTERI AGAMA TENTANG 3 RUH KEMENAG

uin-suska.ac.id               Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama dengan tema “Moderasi beragama untuk kebersamaan umat” dilaksanakan di Shangri-la Hotel, Jakarta 23 s.d. 25 Januari 2019.  Kegiatan Rapat Kerja Nasional yang ke lima kalinya,  menghasilkan  hal ihwal keagamaan di era milenial.  Menteri Agama  (H. Lukman Hakim Sarfuddin) menyampaikan pada Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama 2019, bahwa ada tiga mantra atau ruh kementerian agama yaitu;

  • Moderasi beragama
  • Kebersamaan umat
  • Integritas data

Pagi ini senin tanggal 28 Januari 2019, dalam kegiatan briefing, Rektor menyampaikan tentang anggaran UIN SUSKA Riau disusun untuk mewujudkan pesan MENAG mengenai 3 mantra atau ruh kementrian Agama di UIN SUSKA Riau. Rektor memerintahkan agar semua satker untuk menyusun anggaran dengan ide terbaik mengenai 3 pesan Mentri Agama R.I pada Rakernas 2019. Pada akhir bulan ini direncanakan ada Raker untuk menyusun anggaran UIN SUSKA Riau.

Mengenai tiga ruh Kemenag, Rektor menjelaskan bahwa : Moderasi beragama yakni mepraktekkan agama dengan cara (ala) kampung. Dengan kata lain agama yang pernah dipraktekkan pedahulu kita dulu di kampung-kampung kita. Rektor mengingatkan tentang adanya alumni UIN SUSKA Riau yang memiliki nilai IPK tinggi tetapi kurang mampu berbaur dengan masyarakat. Hal ini diakibatkan pemahaman moderasi beragama yang kurang tepat.  Toleransi seagama dan toleransi antra umat beragama sangat diperlukan di UIN SUSKA Riau.

Kebersamaan umat juga menjadi materi dalam pidato Rektor.   Prof Dr KH Ahmad Mujahidin S.Ag., M.Ag  mengingatkan bahwa ada beberapa mahasiswa yang berasal dari agama lain yang menimba ilmu di kampus  UIN SUSKA Riau. Kebersamaan umat beragama sekali lagi dibutuhkan di semua lini di UIN SUSKA Riau. Pemahaman Bhineka Tunggal Ika perlu di perdalam, tetapi lebih penting lagi di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Integritas data menjadi salah satu mantra MENAG yang disampaikan dalam Rakernas 2019. Rektor menginginkan data yang terintegrasi. Jangan sampai data di bagian akademik, berbeda dengan data yang ada di Fakultas, bahkan juga berbeda pula di PTIPD.  Data itu haruslah valid dan sahih.

Selengkapnya pidato Rektor dapat disimak pada video berikut ini :

https://youtu.be/PdinnsNHi3o

 

Semoga tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan dapat mengemban tugas sesuai dengan pesan Kemenag yang diteruskan oleh Prof Dr KH Ahmad Mujahidin dalam briefing pagi tadi.

 

A5

A4

A3

About khaidir alimin

Check Also

Fiat justitia ruat caelum, artinya Hendaklah keadilan ditegakkan, walaupun langit akan runtuh

Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, S.Ag., M. Ag menerima Penghargaan emas pendidikan 2019

uin-suska.ac.id          Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, S.Ag., M. Ag menerima penghargaan emas …