Home / Berita Utama / LPTK UIN Suska Riau, Universitas Riau dan Tanoto Foundation Gelar Pelatihan untuk Kepala Sekolah dan Pengawas
Pelatihan dibuka oleh Drs.H. Dahlan, M.A, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Pekanbaru
Pelatihan dibuka oleh Drs.H. Dahlan, M.A, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Pekanbaru

LPTK UIN Suska Riau, Universitas Riau dan Tanoto Foundation Gelar Pelatihan untuk Kepala Sekolah dan Pengawas

Menyelaraskan Peran Serta Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Sekolah

uinsuska.ac.id   Peran Serta Masyarakat sangat penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Diperlukan tangan-tangan terampil di lingkungan sekolah dalam membantu sekolah untuk mencapai visi misinya. Peran serta masyarakat disekitar sekolah sangat dibutuhkan dalam mengelola manajemen sekolah.

Menyingkapi hal ini, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau dan Universitas Riau melalui Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai mitra Tanoto Foundation melaksanakan pelatihan untuk Kepala Sekolah dan Pengawas kepada 48 peserta yang berasal dari 12 sekolah binaan LPTK UIN Suska Riau dan Universitas Riau.

Pelatihan yang dibuka oleh Drs.H. Dahlan, M.A, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Pekanbaru ini merupakan lanjutan dari rangkaian Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) yang telah dimulai di tahun 2018, berupa pelatihan Pembelajaran aktif, MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) dan Budaya Baca. Dalam pelatihan kali ini, peserta mendapatkan materi tentang Mengidentifikasi Manfaat Peran Serta Masyarakat dalam meningkatkan mutu pembelajaran, Mengiventarisasi Jenis Peran Serta Masyarakat serta Mengidentifikasi Cara Mendorong Peran Serta Masyarakat.

Kegiatan ini sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 54 Ayat 1 Tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Kemudian Ayat 2 yang menyatakan bahwa Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, M.Pd yang turut hadir dalam acara ini menyatakan dari kegiatan ini diharapkan dapat memenuhi harapan yang tertuang dalam undang-undang tersebut. “Saya mengharapkan kepala sekolah, pengawas dan komite sekolah yang hadir diacara ini dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya mampu berselaras dengan visi dan misi sekolah”. Ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, M.Pd memberikan sambutan didampingi Koordinator Tanoto Foundation Riau, Dendi Satria Buana.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, M.Pd memberikan sambutan didampingi Koordinator Tanoto Foundation Riau, Dendi Satria Buana.

Dendi Satria Buana, Koordinator Tanoto Foundation Riau menyampaikan dalam sambutannya bahwa Tanoto Foundation adalah organisasi filantropi independen yang fokus pada pendidikan. “Kami percaya bahwa Pendidikan Berkualitas dapat mempercepat kesetaraan peluang. Untuk mewujudkan itu Tanoto Foundation bekerjasama dengan mitra yang memiliki pemikiran yang sama pada tiga hal yaitu memperbaiki lingkungan belajar mengajar, menciptakan pemimpin masa depan dan memfasilitasi penelitian medis dan ilmu pengetahuan”, ujarnya.

Melalui salah satu program yakni PINTAR (Pengembangan Inovasi dan Kualitas Pembelajaran) Tanoto Foundation dan mitranya meningkatkan ekosistem pendidikan melalui pengembangan kapasitas pengawas, kepala sekolah dan guru, serta pendidikan orangtua dan partisipasi masyarakat. Adanya kesamaan pemikiran dan peran akan sangat membantu sekolah dalam hal mengelola sekolah kearah yang yang lebih baik.

Pentingnya dukungan masyarakat pada sekolah untuk mencapai keberhasilan pembelajaran perlu didorong secara massif. Namun hal ini bergantung kepada bagaimana cara sekolah dalam melibatkan masyarakat sesuai dengan potensinya masing-masing. Melalui Progam PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran), Kepala sekolah, pengawas dan komite sekolah didorong untuk mempunyai program kerja yang berkelanjutan dan juga paham dengan fungsi kerja dari masing-masing pihak.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 hari penuh ini menggunakan metode pembelajaran Pedagogik, dimana pelatihan dilaksanakan dua arah. Peserta aktif dalam dalam kelas, diskusi dan tanya jawab. Fasilitator yang membawakan materi merupakan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Kota Pekanbaru yang sudah dilatih di Training of Trainer pada tahun 2018 lalu.

About aini khalidah

Check Also

download (2)

Rektor UIN Suska Riau mengklarifikasi tentang pemecatan Ustaz Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A.,

Uin-suska.ac.id         Berita dari Humas UIN Suska Riau kali ini mengenai klarifikasi Oleh Rektor UIN Suska …