Home / Berita Utama / Kelakar dalam Raker UIN Suska Riau 2019
Raker tahun 2019 dan penyusunan anggaran tahun 2020
Raker tahun 2019 dan penyusunan anggaran tahun 2020

Kelakar dalam Raker UIN Suska Riau 2019

uin-suska.ac.id             Dalam raker biasa ada kelakar untuk memicu yang sedang terlelap, memotivasi yang sedang terlena. Materi Raker yang disampaikan kadang terasa berat karena bahan yang disampaikan memang berat. Perlu ada materi kecil penyisip.

Dalam kata sambutan Rektor UIN Suska Riau, beliau menyampaikan kelakar tentang mencari menantu. Bahan ini (mungkin) perlu disampaikan Rektor oleh karena  peserta raker telah mulai lelah. Turun dari pesawat, langsung berjalan kaki menuju bus yang disediakan UIN Bandung yang letaknya cukup jauh, hujan deras pula, basah kuyup.  lalu bergerak ke hotel, cukup lelah. Istirahat beberapa jam, lalu pembukaan raker. Lelah masih terlihat di mata masing-masing peserta.

Sebagai orator yang baik, Rektor tahu betul kondisi ini. Maka beliau melemparkan candaan mencari menantu. Untuk mencari menantu perhatikan dua hal :

  1. Lihat mata calon menantu itu, jika layu saja atau lemas saja, itu bukan menantu yang optimis dan suka bekerja, “tolak”.
  2. Lihat cara berjalan calon menantu itu, jika jalannya lamban, loyo seperti (tidak disebut namanya) maka tolak. Kemudian Rektor mencontohkan jalan yang baik itu, memang cepat.

Candaan berikutnya yakni Dekan abadi dan Doktor abadi. Adalah seorang Dekan Fakultas Sain dan Teknologi yang menjadi |”target operasi” kali ini.  Rektor menyebut nama dekan itu Dr Mas’ud yang dekan selalu dan doktor abadi. Peserta Raker tertawa dan suasana yang mulai 5 wat kembali 100 wat. Candaan ini menjadi lebih seru ketika nara sumber pertama pada malam itu naik keatas pudium.

Rektor UIN Bandung ternyata kenal juga kepada Dr Drs H Mas’ud Zein M.Pd. Malam itu Dekan abadi itu jadi super star. “Jangan jadi Doktor  aja terus, Profesor lah” kata tuan rumah itu. Sekali lagi candaan itu menjadi penyegar peserta raker.  Lalu Rektor UIN Bandung itu juga menyebut Dekan abadi, hanya pindah-pindah dari fakultas satu ke fakultas lainnya, tidak meningkat. Merah muka pak Dekan itu.

Pagi ini, selesai  berlari-lari kecil di samping kolam renang bersama Direktur Pasca sarjana (Prof Dr Afrizal MA), di ruang sarapan kembali candaan itu muncul kembali. Termasuk yang bersang kutan ikut melempar bahan candaan yang sama. Gelak tawa mengiringi pagi itu.

Kemudian satu persatu peserta rapat kembali untuk persiapan menerima materi pagi ini.

Untuk memahami candaan dan kelakar di sela sela raker,  buku dengan judul : Hikmatut Tasyri’ wafalsafa tuhu, menjadi salah satu referensi yang baik. Meskipun beda objek, tapi kesamaannya cara mengambil hikmah dan falsafah yang ada dibaliknya.

Rektor mengajak hidup dengan semangat. Mengurus UIN Suska Riau dikelola dengan semangat kerja dan mencintai profesi. Jika bekerja dengan mencintai profesi maka akan menikmati setiap tahapan kerja. Dosen menikmati jadi dosen, tenaga kependidikan menikmati menjadi tugas masing-masing, maka kinerja kita (UIN Suska Riau) menjadi kuat.

Dr Drs H Mas’ud Zein M.Pd merupakan cendikiawan yang di perhatikan dan disayang. Inilah candaan sayang dari orang-orang penting untuk beliau. Berkaryalah, segeralah menjadi Profesor dan tingkatkanlah lebih dari seorang Dekan menjadi Wr atau Rektor dikemudian hari, amin

 

IMG_20190305_191149

About khaidir alimin

Check Also

WhatsApp Image 2019-03-20 at 12.34.19

UKM Basketball UIN Suska Riau Juarai Dekan Law Basketball Cup IV Universitas Islam Riau

uin-suska.ac.id  Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau kembali menorehkan prestasi gemilang di …