Home / Berita Utama / Sekjen dalam Raker UIN Suska Riau : ahistoris jika agama islam di pertentangakan dengan budaya
WhatsApp Image 2019-03-06 at 08.36.34

Sekjen dalam Raker UIN Suska Riau : ahistoris jika agama islam di pertentangakan dengan budaya

uin-suska.ac.id           Prof Dr Phil H Muhammad Nur Kholis Setiawan MA  (Sekretaris Jendrela Kementrian Agama Islam) dalam pemaparan materi dan sesi wawancara menyebutkan kata ahistoris. apa itu a historis

Ahistoris bermakna melawan sejarah.  Ternyata a historis dimaksudkan berkenaan dengan sejarah masuknya agama Islam ke Nusantara. Nusantara dapat menerima dengan damai agama Islam, karena pendakwah datang dengan damai, bahkan dengan menggunakan budaya lokal dalam menyampaikan dakwah.

Walisongo dengan bijak menggunakan budaya lokal sebagai media penyampai dakwah. Di daerah Riau pada umumnya, khalifah-khalifah (pemimpin tarikah) mengajarkan orang tua mengayun anak dengan lafaz tauhid “la Ilaha ill Allah”.  Di daerah Minang Kabau lagu dan syair yang sampaikan dalam acara adat dan nikahan juga disisipi shalawat dan tauhid. Singkatnya Agama Islam dengan budaya lokal telah menjadi dua tangan dengan sepuluh jari yang saling menguatkan.

Dalam wawancara antara Sekjen dengan Humas UIN Suska Riau, menjelaskan dengan lebih jelas bahwa memisahkan  agama Islam dengan budaya lokal merupakan tindakan ahistoris. Agama Islam yang moderat merupakan jalan yang baik untuk menerima ide yang baik ini.

berikut cuplikan videonya :

https://youtu.be/xjaNE3pYRWw

Semoga Islam rohmatan lil alamin menjadi inti dari pemahaman keberagamaan di nusantara.

About khaidir alimin

Check Also

Ahmad-Supardi

Ceramah Dr. H. Ahmad Supardi, MA di Mesjid Al Jami’ah UIN Suska Riau 12 April 2019

uin-suska.ac.id              Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Suska …