Home / Berita Utama / Hidupkan Budaya Literasi di Kampus, Mahasiswa FDK Bentang Lapak Baca
Lapak Baca Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Lapak Baca Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Hidupkan Budaya Literasi di Kampus, Mahasiswa FDK Bentang Lapak Baca

uin-suska.ac.id    Siang itu, Selasa, (26/3/2019) cuaca agak mendung. Di sela-sela perkuliahan, tampak sejumlah mahasiswa sedang duduk lesehan di halaman kantin Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Suska Riau. Mereka membaca buku sambil berdiskusi santai di sisi terpal putih yang dibentang sebagai lapak buku. Seorang di antaranya bermain gitar diiringi lagu-lagu rock oleh teman-temannya.

Lapak baca itu bernama Lapak Baca FDK, yang diprakarsai lima orang mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi yang tergabung dalam Komunitas Matoa. Komunitas ini terdiri dari mahasiswa yang memiliki hobi membaca dan menulis serta tertarik menggeluti aktivitas literasi. Mereka adalah Bagus Pribadi, Muhammad Ihsan Yurin, Putri Sari Dewi, Mauludin Wamoi, dan Razhaq Fahlevi Rendra.

Beragam jenis buku, dari buku kuliah hingga sastra tersusun rapi di terpal tersebut. Buku-buku itu adalah milik anggota Komunitas Matoa, yang telah mereka kumpulkan secara kolektif. Selain itu, ada juga buku sumbangan dari mahasiswa atau dosen yang berpartisipasi dengan kegiatan literasi ini.

Menurut salah satu anggota komunitas ini, Bagus Pribadi, lapak baca ini terinspirasi dari cerita teman-teman mereka yang kuliah di Jawa yang aktif menggerakkan kegiatan literasi dengan membentang terpal seadanya disertai berbagai jenis buku. Bagus ingin suasana diskusi dan membaca di lingkungan kampus, sebagaimana ciri khas sebuah universitas, benar-benar terasa di UIN Suska Riau.

20190326_142137_001[1]

“Kita juga di Pekanbaru tak kalah dengan teman-teman di Jawa soal minat baca dan diskusi, hanya saja saat ini sedikit sekali yang berinisiatif menggalakkan kegiatan literasi seperti lapak baca ini, makanya kita mulai gerakkan,” kata Bagus.

Bagus mengungkapkan, lapak baca ini sudah ada sejak Oktober 2018 lalu, dan dibentang sekali seminggu. Lapak baca itu cukup ramai dikunjungi mahasiswa yang lalu lalang di kantin tersebut. Tidak hanya mahasiswa FDK, tapi ada juga mahasiswa dari fakultas lain. Mereka yang mampir antusias membaca buku sambil sesekali bertanya pada anggota Komunitas Matoa terkait buku-buku yang digelar.

Bagus berkata, tidak hanya membaca, mahasiswa juga bisa meminjam buku dari Lapak  Baca FDK ini.  “Mengenai peminjaman cukup memberikan nomor kontak dan kesadaran diri untuk mengembalikan,” ungkapnya.

Bagus mengatakan, rentang waktu peminjaman diberikan selama satu minggu. Menurut Bagus, minat baca mahasiswa UIN Suska Riau sangat tinggi. Hal ini terbukti dari banyaknya mahasiswa yang mampir untuk membaca dan ada juga yang meminjam buku.

Penulis: Miqdarullah Burhan

About aini khalidah

Check Also

Ahmad-Supardi

Ceramah Dr. H. Ahmad Supardi, MA di Mesjid Al Jami’ah UIN Suska Riau 12 April 2019

uin-suska.ac.id              Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Suska …