Home / Berita Utama / Kuliah Umum dan Temu Kangen Sesepuh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau
IMG_3979

Kuliah Umum dan Temu Kangen Sesepuh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau

uin-suska.ac.id Sudah menjadi sebuah kalender Akademik bahwa untuk menandai permulaan perkuliahan pada awal semester dilaksanakan Kuliah Umum. Namun pada kali ini Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) kuliah umumnya berbeda dari yang biasanya baik dari peserta yang hadir maupun narasumber yang menyampaikan materi. Kegiatan ini diberi nama Kuliah Umum dan temu kangen sesepuh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.

Tamu yang hadir pada kesempatan ini Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Drs. H. Suryan A. Jamrah, MA dan beberapa pejabat di lingkungan UIN Suska Riau, hadir juga sesepuh yang juga Guru Besar IAIN Surakarta Solo Prof. Dr. H. Nashruddin Baidan, MA yang didaulat menjadi narasumber kuliah umum. Sementara sesepuh fakultas Tarbiyah yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Drs. Alimuni Asani (Mantan Dekan), Drs. H. Mujtahid Thalib (Mantan Wakil Dekan dan Dekan Fak. Psikologi Serta Pembantu Rektor III), Drs. Suardi Syam (Mantan Pembantu Dekan), Dr. H. Muhammad Hatta (Mantan Wakil Kopertais Wilayah XII), Drs. H. Ahmad Syah (Mantan Ketua Jurusan PBA), Drs. Abdullah Hasan, M.Sc, Drs. H. Mahyudin, MA yang baru saja dilantik menjadi Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang juga merupakan salah satu Stakeholder fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.

Foto Bersama Pimpinan Fakultas dan Sesepuh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau
Foto Bersama Pimpinan Fakultas dan Sesepuh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. H. Nashruddin Baidan, MA dan juga sesepuh Fakultas Tarbiyah yang sempat hadir. “Semoga selalu diberi kesehatan dan umur panjang, kita juga berharap tema yang diangkat pada kuliah umum ini yaitu “Pendidikan Karakter Sebuah Solusi” dapat bermanfaat bagi kita semua terutama bagi mahasiswa kami untuk bekal dalam dunia kerja nantinya.” Ujar beliau. Sementara itu Wakil Rektor I Dr. Drs. H. Suryan A. Jamrah, MA selain menyampaikan ucapan terimakasih kepada Prof. Dr. H. Nashruddin Baidan, MA beliau juga banyak menceritakan sejarah 25 tahun yang lalu tentang Prof. Nashruddin di UIN Suska Riau hingga beliau hijrah ke IAIN Surakarta Solo.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Mahyudin, MA yang merupakan Stakeholder fakultas Tarbiyah dan Keguruan dalam sambutannya mengapresiasi tema yang diangkat pada kegiatan ini. “Kami berharap, alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dapat bekerjasama dengan Kementerian Agama Provinsi Riau untuk membangun pendidikan agama dan membentuk pendidikan karakter bagi siswa/i”, ujarnya. Selanjutnya beliau berjanji jika ada permohonan magang untuk mahasiswa UIN Suska ke Kantor Kementerian Agama Provinsi Riau tidak satupun yang akan di tolak. “Itulah bentuk komitmen dan kerjasama yang kita bangun”. Terang Mahyudin.

Prof. Dr. H. Nashruddin Baidan, MA dalam pemaparan materinya menyatakan dengan melihat keadaan bangsa Indonesia saat sekarang ini. “Cukup ruwet dan banyak yang sakit, dimana-mana terjadi perpecahan hingga sampai ke dalam ruang lingkup keluarga apalagi dalam menghadapi pemilu ini, maka satu-satunya solusi adalah karakternya harus dibenahi,” terangnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Nashruddin Baidan, MA menjelaskan tentang Karakter (Character) yang merupakan sifat dasar (watak) jati diri, atau kepribadian seseorang atau sekelompok orang, yang membedakannya dengan orang lain. Dalam Agama Islam Akhlak, moral atau perilaku merupaka wujud dari karakter yang dalam Al-quran sudah dijelaskan Allah dengan kata Wa innaka la ‘alaa khuluqin ‘azhiim hal ini sudah digambar Allah dalam akhlak yang agung (‘azhiim) nabi Muhammad SAW. Akhlak yang agung tersebut adalah selalu bersifat positive thinking dalam agama Islam disebut Husnudzon, dan itulah satu-satunya cara dalam menyelesaikan segala persoalah hidup di dunia ini.

Lebih lanjut prof. Nashruddin menjelaskan bahwa untuk menjadikan manusia berakhlak seperti Nabi Muhammad maka dalam hidupnya harus mencerminkan positif perilaku, positif ucapan, positif tindakan, positif perbuatan dan postif semuanya. Kalau seperti itu kita ciptakan dalam kehidupan sehari-hari maka kita benar-benar akan menjadi pengikut Nabi Muhammad dan karakter seperti akan melahirkan tokoh-tokoh yang istimewa sehingga membuat kita mudah berinteraksi dan komunikasi, inilah salah satu bentuk pendidikan karakter yang kita tawarkan. Jelas prof. Nashruddin.

Suasana Kuliah Umum
Suasana Kuliah Umum

Jika kita ingin menciptakan pendidikan karakter dalam mengatasi masalah, salah satu indikasi yang harus kita ciptakan adalah menjadikan diri sebagai seorang yang amanah dan jujur serta menumbuhkan sifat keteladanan, dan segala sesuatu harus dimulai dari diri kita sendiri (‘Ibda Binafsik). Kalau ini yang menjadi jati diri seseorang maka akan mendapatkan hasil yang istimewa dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

About muhammad huzaini

Check Also

Inspektur Upacara, Rektor Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, S. Ag., M.Ag

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Momentum Penyatuan Aparatur Sipil Negara

uin-suska.ac.id    Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2019 di UIN Suska Riau berlangsung khidmat.  Upacara bendera …