Home / Berita Utama / Penyamaan Persepsi Moderasi Beragama di Lingkungan UIN Suska Riau, Datangkan Narasumber Dr. Mahrus El-Mawa, M. Ag
IMG_0438

Penyamaan Persepsi Moderasi Beragama di Lingkungan UIN Suska Riau, Datangkan Narasumber Dr. Mahrus El-Mawa, M. Ag

uin-suska.ac.id    Secara fitrah manusia dilahirkan dalam kondisi berbeda. Berbeda suku, bangsa, agama. Perbedaan yang ada rentan membawa perpecahan. Maraknya intoleransi, ektremisme dan fanatisme berlebihan beberapa waktu belakangan bisa mencabik kerukunan umat beragama di Indonesia. Maka tema-tema penelitian di Kementerian Agama saat ini banyak mengarah kepada Unity in Diversity, bagaimana kita menyamakan persepsi dalam keberagaman. Persoalan inilah yang diangkat oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, S. Ag., M. Ag dalam acara Penyamaan Persepsi Moderasi Beragama di Indonesia bagi Civitas Academica di Lingkungan UIN Suska Riau, Kamis (11/07/2019) bertempat di Auditorium Lantai V Gedung Rektorat.

IMG_0495

Acara yang dihadiri oleh Jajaran pimpinan universitas, fakultas, Senat Universitas, Dewan Kehormatan, hingga Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian di lingkungan UIN Suska Riau ini menghadirkan narasumber Dr. Mahrus El-Mawa, M. Ag, Kasi Penelitian Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat PTKI, Kementerian Agama Republik Indonesia yang mengangkat tema “Memahami Indonesia dalam Perspektif Moderasi Beragama”.

Rektor UIN Suska Riau Bersama Narasumber
Rektor UIN Suska Riau Bersama Narasumber

 

 

 

 

 

 

 

“Secara tekstual Allah sudah memberikan panduan kepada kita semua dalam menyikapi perbedaan-perbedaan itu. Maka saya katakan kalau kita berbeda dalam satu agama itu masih kita alami sampai saat ini. Islam dalam prediksi ada 73 golongan. Faktual, saat ini organisasinyapun berbeda-beda ada Muhammadiyah, NU, Perti, Persis, Dewan Dakwah Indonesia. Ini dalam satu bendara islam tapi isinya berbeda2,” Jelas Rektor ketika membuka acara ini.

IMG_0522

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam saat ini instens melakukan evaluasi bersama terhadap munculnya intoleransi, radikalisme di tengah-tengah masyarakat. Hal ini dilakukan bukan untuk menakut-nakuti namun untuk membangun kebersamaan, untuk membangun visi misi Kementerian Agama. Bukan hanya di perguruan tinggi, tapi juga di Madrasah dan pondok-pondok pesantren. “Ketika kita ingin masuk memahami indonesia, penyamaan persepsi ini penting disemua eselon karena pelan tapi pasti ancaman ini ada. Indonesia ini sangat luas dan memiliki banyak pulau-pulau terpencil namun dari segi infrastruktur masih tertinggal”, jelas Dr. Mahrus El-Mawa, M. Ag dalam pemaparannya.

Dr. Mahrus El-Mawa, M. Ag, Kasi Penelitian Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat PTKI, Kementerian Agama RI
Dr. Mahrus El-Mawa, M. Ag, Kasi Penelitian Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat PTKI, Kementerian Agama RI

Dalam Pemaparannya, Mahrus El-Mawa menjelaskan mengenai Implementasi moderasi beragama pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dapat dibagi menjadi tiga. Pertama, melalui Civitas Academica dimana Pemahaman Moderasi Beragama harus diaktualisasikan dalam kebijakan dan aksi nyata. “Contohnya seperti yang sudah dilakukan oleh Rektor UIN Riau yaitu membekukan organisasi mahasiswa yang bertentangan dengan moderasi beragama atau dosen di IAIN Surakarta yang dipecat karena melakukan tindakan-tindakan yang merongrong wibawa kementerian,” ujarnya memberikan contoh. Kedua melalui Kurikulum dimana perlu dilakukan telaah ulang bagi Buku, Kurikulum, RPS, Proses Pembelajaran yang belum Berperspektif Moderat. Ketiga, melalui Kegiatan Akademik dan Non Akademik, Dosen, Mahasiswa dan Pegawai dalam berkegiatan, termasuk bermedia sosial harus mencerminkan moderasi beragama.

IMG_0479

IMG_0507

“Saat ini Indonesia butuh PTKIN untuk mengaktualisasikan moderasi beragama. PTKIN harus mampu menjadi garda terdepan untuk penguatan moderasi beragama,” ujar Doktor yang aktif menulis buku dan karya-karya ilmiah ini.

IMG_0503

IMG_0491

Diakhir acara, dibuka sesi dialog kepada peserta. Dalam sesi ini terungkap ada beberapa hal yang perlu dipahami bersama. Diharapkan semua pihak terkait dapat duduk bersama untuk mencari solusi atas permasalahan ini.

IMG_0528 IMG_0535

Sesi Dialog Antara Peserta dan Narasumber
Sesi Dialog Antara Peserta dan Narasumber

 

Ditutup dengan Foto Bersama
Ditutup dengan Foto Bersama

About aini khalidah

Check Also

Foto Bersama PS UIN Suska Dengan Kepala Biro AUPK dan Kabag Kemahasiswaan dan Alumni

Kepala Biro AUPK Antusias Sambut Pemain PS UIN Suska

uin-suska.ac.id  Setelah meraih juara III dalam PTKN Football Championship 2019 di Jember pada 21-28 November lalu, …