Home / Berita Utama / Hari II FGD Forum Perencanaan PTKIN Se-Indonesia, Ungkap Masalah dan Strategi Menghadapi Kebijakan-Kebijakan Baru Tahun 2020
WhatsApp Image 2019-11-14 at 13.01.32

Hari II FGD Forum Perencanaan PTKIN Se-Indonesia, Ungkap Masalah dan Strategi Menghadapi Kebijakan-Kebijakan Baru Tahun 2020

uin-suska.ac.id   Sesi pagi di hari kedua pelaksanaan Focus Group discussion (FGD) Forum Perencanaan PTKIN Se-Indonesia yang dilaksanakan di hotel Pangeran Pekanbaru diisi dengan pemaparan dan diskusi seputar teknis penyusunan program dan anggaran.

Sejumlah permasalahan terungkap dalam diskusi ini. Salah satunya adalah hasil review online Kementerian Keuangan terhadap 17 Perguruan Tinggi yang dijadikan sampel. Dari hasil penelaahan tersebut diperoleh delapan catatan atau temuan. Beberapa diantaranya adalah adanya anggaran yang tidak jelas peruntukannya, pengalokasian honorarium untuk kegiatan internal atau tusi, kegiatan yang tidak sesuai dengan kebijakan efektifitas dan efisiensi belanja K/L, ketidakpatuhan dalam penerapan standar biaya masukan dan kegiatan yang tidak jelas dasar hukumnya.

WhatsApp Image 2019-11-14 at 11.19.13 (1)

Hal ini dipaparkan oleh Kasubag Perencanaan dan Anggaran PTKI, Novardy, S. Kom. Dalam kesempatan ini Novardy juga menjelaskan mengenai pentingnya melampirkan data dukung yang jelas dan tepat dalam mengajukan usulan program dan anggaran. “Untuk Pengadaan Perangkat pengolah data misalnya harus dilakukan identifikasi BMN terlebih dahulu dan lampirkan juga katalog yang didalamnya tertulis harga yang jelas sebagai bagian dari data dukungnya,” jelas Novardy.

Kasubag Perencanaan dan Anggaran PTKIN Ditjen Pendis, Novardy, S. Kom
Kasubag Perencanaan dan Anggaran PTKIN Ditjen Pendis, Novardy, S. Kom

Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta FGD yang juga Ketua Tim Task Force Perencanaan PTKIN Suhaimi, M. Pd mengajukan pendapat tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk menyiasati banyaknya pemblokiran anggaran. “Semestinya ketika ada persoalan-persoalan seperti pemblokiran, Biro Keuangan melakukan lagi kajian-kajian terhadap hasil temuan APIP. Bila ada yang kurang tepat semestinya jangan diproses dulu. Wajar saja kalau kemudian ketika diusulkan ke DJA terjadi pemblokiran, karena merupakan hasil rekomendasi dari APIP. Mudah-mudahan ini bisa jadi solusi.” Jelasnya.

Ketua Tim Task Force Perencanaan PTKIN Suhaimi, M. Pd
Ketua Tim Task Force Perencanaan PTKIN Suhaimi, M. Pd

Kedepan diharapkan tim Perencanaan PTKIN dapat mempelajari Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan (Juksunlah) anggaran dari Kementerian Keuangan, Standar Biaya Masukan (SBM) dan tata cara revisi anggaran. “tiga aturan inilah yang dipegang oleh DJA ketika menelaah usul program dan anggaran. Ini harus kita pelajari agar permasalahan kita ini tidak berulangkali terjadi,” ujar Novardy.

WhatsApp Image 2019-11-14 at 11.19.12 (3)

Sesi Diskusi Seputar Permasalahan Teknis Penganggaran dan Revisi Anggaran
Sesi Diskusi Seputar Permasalahan Teknis Penganggaran dan Revisi Anggaran

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Pendis, Ridwan, M. Pd menjelaskan mengenai kondisi terkait penganggaran 2019 dan strategi yang harus dilakukan terhadap kebijakan-kebijakan baru untuk tahun 2020. “Dari hasil gambaran ini bapak ibu bisa mendeteksi kegiatan mana saja yang diblokir untuk tahun 2020 sambil menunggu ADK resmi yang diposting oleh DJA.” Jelas Ridwan. “Kita harapkan ada rekomendasi yang bisa kita ajukan sebagai hasil dari kegiatan kita hari ini,” tambahnya lagi.

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Pendis, Ridwan, M. Pd
Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Pendis, Ridwan, M. Pd

WhatsApp Image 2019-11-14 at 11.19.10 WhatsApp Image 2019-11-14 at 11.19.11 (1)

About aini khalidah

Check Also

Islah di pondok Patin

Rektor Uin Suska Riau Bapak Prof. Dr. K.H. Ahmad Mujahidin, S.Ag M.Ag mengadakan pertemuan perwakilan …