Home / Berita Utama / Wakil Dekan I Buka  Diseminasi Pelatihan Pembelajaran Aktif bagi Dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau
Foto bersama setelah pembukaan kegiatan diseminasi Pelatihan Pembelajaran Aktif
Foto bersama setelah pembukaan kegiatan diseminasi Pelatihan Pembelajaran Aktif

Wakil Dekan I Buka  Diseminasi Pelatihan Pembelajaran Aktif bagi Dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau

uin-susk.ac.id     Sebagai lembaga pendidikan  bagi Tenaga Kependidikan, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau cukup intens memberdayakan dosen-dosennya agar lebih berkualitas. Bekerjasama dengan Tanoto Foundation FTK melaksanakan kegiatan diseminasi program PINTAR modul 1 bagi dosen di lingkungan FTK dan Fakultas lain yang berminat. Diseminasi diikuti oleh 70 dosen dan mahasiswa Magister PGMI yang hampir semuanya berprofesi sebagai guru. Kegiatan diseminasi dibagi 2 bagian yakni kelompok pembelajaran bidang MI, 30 partisipan dan 40 partisipan bidang MTs.

Kegiatan dibuka oleh wakil dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Alimuddin, M.Ag pada Sabtu (23/11/2019) di Aula Lantai III. Dalam paparannya  beliau mengatakan bahwa pembelajaran merupakan ruh dalam pendidikan, jika pembelajaran tidak berjalan dengan baik diyakinkan kualitas pendidikan pun akan menjadi rendah. Mengutip pernyataan Prof. Dr.Mahmud Yunus, Dr. Alimuddin, M.Ag mengatakan “al Thariqoh Ahammu min al Maddah” metode dalam sebuah pembelajaran merupakan bagian penting bahkan lebih penting dibanding isi dari materi yang diajarkan.

Melalui metode yang baik maka  dosen dan guru dapat mengoptimalkan potensi siswa di dalam kelas ataupun di luar kelas. Metode dapat memotivasi untuk belajar, mencari dan memperkuat sendiri isu-isu materi kuliah yang diminati tanpa harus diperintah.  Metode dapat mempercepat dan memperlambat tercapainya tujuan  belajar. Olehkarena itu variasi metode  yang mengaktifkan semangat belajar mahasiswa sangat penting agar bukan hanya tujuan pembelajaran yang tercapai tetapi juga mencontohkan pada mahasiswa akan varian metode yang dapat digunakan dalam mengajar.

Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Alimuddin, M.Ag membuka kegiatan diseminasi
Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Alimuddin, M.Ag membuka kegiatan diseminasi

 

 

 

 

 

 

Dalam kesempatan ini beliau juga menekankan bahwa dosen adalah orang berada di depan calon guru; dimana guru nantinya akan langsung bertatap muka dengan siswa. Guru menjadi motor, motivator, fasilitator dan sekaligus inspirator bagi siswa untuk menjadi diri yang kuat dalam keilmuan, karakter maupun keterampilan.  “Jadi dosen memiliki kontribusi besar dalam membangun sumberdaya terdepan dalam bidang pendidikan. Saya bersyukur kerja sama dengan Tanoto foundation ini membantu memfasilitasi  pemberdayaan  pada dosen muda ataupun mahasiswa  program Magister Madrasah Ibtidaiyah dan memberi penguatan serta  penyegaran bagi dosen –dosen senior yang tampaknya tetap semangat ikut bertisipasi.  Kita tidak bisa menolak bahwa dosen juga ada keterbatasan dan  kelalainnya sehinggaa dibutuhkan penguatan dan penyegaran pembelajaran agar tetap update dengan setiap proses pendidikan yang dilaksanakannya.   Fakultas Tarbiyah dan Keguruan sebagai LPTK  dalam hal ini sangat concern  dalam meningkatkan kualitas pembelajaran secara terus menerus,  ungkapnya.

Sebagai wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau, Dr. Alimuddin mengatakan salut dan menghargai sepenuhnya kehadiran fasilitator nasional dalam kegiatan yang dilaksanakan. “saya merasa bangga kegiatan diseminasi pelatihan pembelajaran aktif kerjasama dengan Tanoto Foundation ini dihadiri oleh tiga orang fasilitator nasional, 2 orang dari Universitas Riau dan 1 orang dari FTK sendiri. Artinya kegiatan diseminasi ini bukanlah sekelas kegiatan harian prodi dengan dosennya melainkan kegiatan penting sehingga menghadirkan fasilitator Nasional, tambahnya. Menutup kata sebelum membuka kegiatan Dr. Alimuddin menyampaikan terimakasih yang mendalam pada Tanoto Foundation, para fasilitator  dan seluruh partisipan yang bersemangat hadir meskipun dihari libur kerja.

Koordinator Provinsi Tanoto Foundation menyampaikan sambutan
Koordinator Provinsi Tanoto Foundation menyampaikan sambutan

Dalam sambutannya Koordinator Tanoto Foundation Provinsi Riau, Dendi satria Buana memaparkan bahwa Tanoto Foundation adalah organisasi filantropi independen yang fokus pada pendidikan. “Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas dapat mempercepat kesetaraan peluang. Melalui salah satu program yakni PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) kami bekerjasama dengan pemerintah daerah dan LPTK untuk meningkatkan ekosistem pendidikan. Kemitraan dengan LPTK yang secara umum bertujuan untuk mempersiapkan calon guru.” jelasnya.

Lebih spesifik kemitraan dengan LPTK bertujuan untuk mendukung penguatan LPTK dalam: 1) mengembangkan praktik baik pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah, serta budaya baca. 2) mengaitkan teori dan praktek melalui kemitraan antara LPTK dan sekolah. 3) mengidentifikasi masalah pendidikan dan mencari solusinya melalui penelitian tindakan kelas kolaborassi guru dan dosen. 4) meningkatkan kualitas praktik lapangan (PPL) dan PPG (Pendidikan Profesi Guru). 5) menjadi penyedia layanan (service provider)  dalam program peningkatan kualitas pendidikan melalui kemitraan dengan pemerintah kabupaten/kota, yayasan dan pemangku kepentingan pendidikan lain di Indonesia.

Melakukan diseminasi praktik baik Program PINTAR merupakan salah satu komitmen dalam kemitraan ini. Khusus untuk LPTK ada tiga pilihan untuk melakukan diseminasi: Pertama, Melakukan capacity sharing kepada dosen di internal LPTK, kedua, Melakukan diseminasi kepada LPTK lainnya, Ketiga Melakukan diseminasi kepada sekolah-sekolah non-mitra LPTK.

Diseminasi di LPTK memerlukan sebuah perencanaan yang sistematis. Kapan memulai capacity sharing, kapan menerapkan di perkuliahan dan kapan memonitor perubahan yang terjadi pada mahasiswa sebagai dampak program. Dengan begitu sasaran kemitraan untuk mempersiapkan calon guru bisa dicapai bersama-sama. Tanoto Foundation mengapresiasi sepenuhnya komitmen UIN-SUSKA dalam implementasi dan penyebarluasan praktik baik program PINTAR di Riau. Tentunya ini tidak terlepas dari kerja keras dan kerjasama antar Fasilitator Dosen, tambahnya.

Dipenghujung acara pembukaan, Dendi Satria Buana menyerahkan cendera mata berupa buku kumpulan praktek baik yang telah dilakukan oleh mitra Tanoto Foundation kepada Wakil Dekan I FTK. Dendi mengatakan bahwa buku tersebut tidak hanya memuat praktik baik pembelajaran yang ada di Riau tetapi juga meliputi wilayah lain yang menjadi mitra Tanoto Foundation.

Penyerahan cenderamata berupa buku kumpulan praktik baik Tanoto Foundation kepada wakil dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan didampingi para fasilitator Nasional
Penyerahan cenderamata berupa buku kumpulan praktik baik Tanoto Foundation kepada wakil dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan didampingi para Fasilitator Nasional

 

About aini khalidah

Check Also

Islah di pondok Patin

Rektor Uin Suska Riau Bapak Prof. Dr. K.H. Ahmad Mujahidin, S.Ag M.Ag mengadakan pertemuan perwakilan …