Home / Berita Utama / Prof Dr KH Akhmad Mujahidin, S.Ag., M.Ag menghadiri undangan Menag dalam diskusi tentang Indeks kerukunan umat beraga di Indonesia 2019
WhatsApp Image 2019-12-11 at 11.00.30 (2)

Prof Dr KH Akhmad Mujahidin, S.Ag., M.Ag menghadiri undangan Menag dalam diskusi tentang Indeks kerukunan umat beraga di Indonesia 2019

Rektor UIN Suska Riau menghadiri undangan Menag dalam acara peluncuran indeks kerukunan umat beragama  di Indonesia, acara dilaksanakan pada hari rabu tanggal 11 desember 2019 bertempat di Aula HM Rasjii Kementrian Agama Jl. M.H Thamrin No. 6 Jakarta Pusat.

Survei ini penting. Karena selama ini indeks KUB ini juga digunakan oleh Kementerian Agama untuk mengambil kebijakan-kebijakan pada tiap program untuk dijalankan. Acara diawali dengan lagu Indonesia raya dan pembacaan do’a, lalu laporan Kepala Balitbang  & Diklat tentang survei  yang dilakukan berkenaan dengan indeks kerukunan umat beragama di Indonesia. Kepala Puslitbang Dinas Agama  bertindak sebagai prolog  video pendek dengan judul  indeks kerukunan beragama di Indonesia 2019. Keynot speech pada acara itu yakni orang nomor satu di kemenang yakni Fachrul Razi. Lalu diskusi dilakukan tentang indeks kerukunan umat beragama Indonesia tahun 2019 sebagai moderator diskusi yakni dari koran tempo yakni Wahyu Muryadi.

WhatsApp Image 2019-12-11 at 11.00.30Rektor UIN Suska Riau dalam acara itu sebagai peserta, demikian pula dengan Prof Dr Alaidin Koto selaku Ketua Dewan Kehormatan, tidak ketinggalan Prof Dr Sudirman M. Johan selaku ketua senat. Bersama-sama hadir dan menyimak diskusi yang berlangsung.

Dari acara ini diperoleh point penting sebagai berikut :

  1. Indeks ini menarik beberapa rumusan. (Salah satunya) kerukunan umat beragama adalah keadaan atau kondisi kehidupan umat beragama yang berinteraksi secara harmonis, toleran, damai, saling menghargai, dan menghormati perbedaan agama dan kebebasan menjalankan beribadah masing-masing,” ujar Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam perilisan hasil survei itu di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta
  2. Survei yang dilakukan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama ini memasukan KUB di Indonesia dalam kategori “Rukun Tinggi”. Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) pada tahun 2019 menunjukkan angka rata-rata nasional 73,83.
  3. Angka ini meningkat jika dibanding hasil yang diperoleh tahun lalu, yaitu 70,90. Tapi masih rendah jika dibanding perolehan angka indeks tahun 2015, taitu 75,36.
  4. Menag ( membeberkan tiga dimensi yang digunakan untuk memperoleh indeks tersebut, yakni: toleransi, kesetaraan, dan kerjasama di antara umat beragama. Ia pun memaparkan nilai dari masing-masing dimensi, seperti dimensi kerjasama yang memiliki skor 75,40; dimensi toleransi dengan skor 72,37; dan dimensi kesetaraan dengan skor 73,72. Fachrul mengklaim, adanya indeks KUB ini menunjukkan kondisi kerukunan di Indonesia yang baik dalam kurun lima tahun terakhir. Ia pun meminta kepada bangsa Indonesia untuk bersyukur dan memelihara toleransi.

Skors Indeks KUB di atas rata-rata nasional:

  1. Papua Barat: 82,1
  2. Nusa Tenggara Timur: 81,1
  3. Bali: 80,1
  4. Sulawesi Utara: 79,9
  5. Maluku: 79,4
  6. Papua: 79,0
  7. Kalimantan Utara: 78,0
  8. Kalimantan Tengah: 77,8
  9. Kalimantan Barat: 76,7
  10. Sumatera Utara: 76,3
  11. Sulawesi Selatan: 75,7
  12. Sulawesi Tengah: 75,0
  13. Jawa Tengah: 74,6
  14. DI Yogyakarta: 74,2
  15. Sulawesi Barat: 74,1
  16. Sulawesi Tenggara: 73,9
  17. Jawa Timur: 73,7
  18. Kalimantan Timur: 73,6
  19. Gorontalo: 73,2
  20. Kepulauan Bangka Belitung: 73,1
  21. Lampung: 73,1
  22. Kepulauan Riau: 72,8
  23. Maluku Utara: 72,7
  24. Kalimantan Selatan: 72,5
  25. Sumatera Selatan: 72,4
  26. Bengkulu: 71,8
  27. DKI Jakarta: 71,3
  28. Jambi: 70,7
  29. Nusa Tenggara Barat: 70,4
  30. Riau: 69,3
  31. Banten: 68,9
  32. Jawa Barat: 68,5
  33. Sumatera Barat: 64,4
  34. Aceh: 60,2

Papua menempati indeks kerukunan umat beragama tertinggi dengan skor 82.1. Provinsi Riau menempati posisi ke-30 dengan indeks 69.3. Sementara indeks kerukunan umat beragama terendah yakni Propinsi Aceh dengan skor 60.2.

Dari wawancara yang kami lakukan kepada Prof Dr Alaidin Koto yang menyatakan bahwa penelitian dari Balitbang ini mungkin dilakukan sebelum kasus kerusuhan di Wamena pada khususnya dan Papua pada umumnya. Karena dalam laporan dari Balitbang  ini mungkin dilakukan sebelum kasus kerusuhan di Wamena pada khususnya dan Papua pada umumnya. Karena dalam laporan dari Balitbang menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama di Papua sangat baik berada pada level  82.1

About khaidir alimin

Check Also

panaosonic ok

Alumni UIN Suska Riau Potensi Penuhi Kebutuhan Industri

uin-suska.ac.id – Setelah dilakukan observasi, alumni UIN Suska Riau memiliki potensi cukup baik memenuhi Sumber …