Home / Berita Utama / PROGRAM STUDI PIAUD FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUSKA RIAU GELAR WEBINAR REGIONAL SUMATRA
IMG-20200816-WA0022

PROGRAM STUDI PIAUD FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUSKA RIAU GELAR WEBINAR REGIONAL SUMATRA

uin-suska.ac.id Pandemi Covid 19 berdampak pada seluruh aktivitas kehidupan akademik kampus. Mulai sejak awal Pandemi hingga kini masa new normal seluruh aktivitas akademik belum pulih sebagaimana semula. Menjaga kestabilan akademika dan pembelajaran, program studi PIAUD  menggelar Webinar Regional Sesumatra Sesi 3 yang ditaja oleh Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau. Webinar yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2020 ini mengambil tema “Desain Penelitian dan Pengabdian di Era New Normal melibatkan 3 orang Nara Sumber dari praktisi Pendidikan PIAUD dan akademisi yakni Tuti Suryati, S.Pd ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) kab. Siak Sri Indrapura, dengan tema “permasalahan guru, anak dan orang tua dalam menghadapi era new normal,5 dosen UIN Syahid Jakarta, Maila D. H. Rahiem, MA, Ph.D membahas “Desain penelitian era new normal” dan Dr. Sukma Erni, M.Pd., ka. PSGA, dosen UIN Suska Riau membahas tentang “ Peluang pengabdian kepada Masyarakat di era new normal”. Kegiatan ini dibuka oleh ketua Perhimpunan Program Studi (PPS) PIAUD, DR. Sigit Purnama, M.Pd. ketua PPS PIAU ini menegaskan bahwa kajian keilmuan PIAUD harus tetap berjalan walaupun menggunakan aplikasi Zoom. Dengan Webinar ini justru kegiatan menjadi lepas batas dan dapat diikuiti oleh dosen dan praktisi PIAUD secara Nasional.
Pemateri pertama adalah Ketua IGRA Kab. Siak, menjelaskan betapa situasi sekarang banyak membawa masalah tidak hanya pada persoalan pembelajaran tetapi juga persolan lain terlebih lebih berkaitan dengan peenghasilan guru yang selama ini bergantung pada iyuran spp siswa. Persoalan dalam pembelajaran sekarang yang dialami guru RA antara lain adalah keterlibatan orang tua yang tidak optimal dalam mendampingi anak. Padahal guru sudah menjelaskan bagaimana cara membantu siswa belajar di rumah ketika orang tua datang menjemput RPP atau “ surat cinta” ke sekolah. Banyak keluhan yang disampaikan orangtua kepada guru tentang sulitnya mendampingi anak nya di rumah. Untuk Siak “Pembelajaran RA, hampir tidak bisa dilaksanakan dengan cara virtual mengingat banyaknya masalah jaringan dan ketersdediaan media yang dipakai “ ungkapnya. Disisi lain, secara akademik, Maila D. H. Rahiem, MA, Ph.D menegaskan bahwa arah penelitian yang dapat dikembangkan adalah penelitian literatur atau comprehensive literature review (CLR). Terdapat 3 Fase yang harus ditempuh dalam CLR yakni; 1) fase eksplorasi, 2) fase intrepretasi dan 3) fase komunikasi. Dalam masa New Normal dimana peneliti tidak bisa untuk banyak berinteraksi dengan responden CLR dianggap paling sesuai untuk dilaksanakan agar penelitian dosen tetap berjalan dengan baik paparnya.
Terkait dengan peluang pengabdian kepada masyarakat, Dr. Sukma Erni, M.Pd mengusung 2 model yang dapat dilakukan yakni pengabdian dengan pelibatan masyarakat dengan pola terbatas dan virtual. Pelibatan masyarakat langsung dapat dilaksanakan dalam bentuk workshop dengan mengikuti protocol covid, jumlah peserta tidak lebih dari 50 orang, duduk dan aktifitas gerak berjarak-jarak, menggunakan masker dam senantiasa mencuci tangan bila berinteraksi dengan benda umum. Selain itu, melaksanakan kegiatan pengabdian dengan pola kunjungan rumah (home visit) adalah pola yamg paling tepat dilaksanakan pada masa new normal ini paparnya. Dengan kunjungan rumah, guru maupun pengabdi dapat mendampingi pembelajara dan memberikan pengetahuan tambahan pada orang tua sehingga pembelajaran siswa dirumah tetap terkontrol dengan baik. Dengan kunjungan rumah, guru tetap dapat bertemu dengan siswa memantau kegiatan belajar siswa sekaligus bertemu orang tua siswa dan mendiskusikan perkembangan anak dalam belajar tambahnya. Untuk kegiatan virtual pengabdi atau guru dapat melaksanakannya dengan bantuan media seperti zoom meeting yang kita laksakanakan sekarang. Video Flash pelatihan atau video tutorial pembelajaran dapat dijadikan alat bantu untuk dipelajari di luar waktu meeting tambahnya.
Sebelum kegiatan berakhir, DR. Nurhasanah bakhtiar, ketua Prodi PIAUD FTK UIN Suska Riau sekaligus ketua PPS PIAUD Sumatera menegaskan bahwa tema “ Desain Penelitian dan Pengabdian di Era New Normal” di pilih karena banyak sekali pertanyaan mahasiswa dan dosen tentang bagaimana melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masa New Normal. Dengan webinar ini diharapkan kegamangan dosen dan mahasiswa seakan terbangun dan diarahkan pada kegiatan yang memungkinkan dilaksanakan. Dalam diskusi tampak audiens cukup tertarik dengan pola kunjungan rumah yang ditawarkan dalam melaksanakan pengabdian. Pola ini tidak hanya dilaksanakan untuk kegiatan pengabdian bagi dosen tetapi juga kegiatan pembelajaran oleh guru. Saya mendengar bahwa Nara sumber mengatakan bahwa “kunjungan rumah” akan menyita waktu akan tetapi dapat membangun silaturrahiem antara guru dan siswa dalam membangun karakter siswa” paparnya. Beliau juga mengungkapkan bahwa selain menggunakan zoom, webinar ini juga dapat dikunjungi pada link youtube sehingga dapat diikuti pada waktu lain. Mengakhiri kalimatnya, DR. Nurhasanah Bakhtiar mengucapkan terimakasih yang mendalam pada crew yang sudag berjuang mensukseskan kegiatan ini. “Tanpa teman-teman, Fatmawati, M.Pd., Zetri Rahmad, M.Pd., Heldanita, M.Pd., Nurkamelia Mukhtar AH, M.Pd., Hendra Saputra, M.Pd., Diniya, M.Pd dan Jumita sari” tutupnya.

Foto Bersama Crew setelah Webinar Regional PIAUD selesai.
Informed by: SEH.dok.2020

About Jasnida Jasnida

Check Also

IMG-20200904-WA0009

UJIAN MASUK JALUR MANDIRI UIN SUSKA RIAU RESMI DIMULAI

uin-suska.ac.id Salah satu syarat untuk memasuki sebuah perguruan tentunya harus mengikuti tes baik tertulis maupun …